Belajar Beremosi

Standar

Diskusi Emak Kekinian
📆18 Januari 2106
Tema : Kenali Otak
Topik : Belajar Beremosi
Nara Sumber : Ani Khairani, M.Psi, Psikolog
Moderator : Siti Fatimah dan Gwann

#Belajar Beremosi
#Kenali Otak

Ani Khairani,  M.Psi,  Psikolog

Ada 3 besar bagian otak di kepala kita😇

🐴 Otak kuda/mamalian brain/sistem limbik adl otak yg mngatur emosi (marah, sedih, cemburu, cinta, dll), memory dan sosialisasi,
🔹otak ini sdh matang scr anatomi semenjak lahir.
🔹dilatih terus pd usia 0-3 thn, shg bisa membedakan dan mengenali emosi
🔹jika mau jd pemimpin dan org hebat, anak hrs lulus dlm hal kematangan emosi ketika usia 7th, shg dia sdh terbiasa brespon tepat pd situasi dan kondisi yg tepat.
🔹menjadi masalah besar ketika sampai usia 21 thn belum mencapai kematangan emosi, akan tampil sbg org dewasa tdk matang dan tdk bijak.
🔹terapi untuk mengasah dan memperbaiki otak emosi ini adl salah satunya dg berkuda.
🔹perempuan mempunyai ukuran otak kuda ini lbh besar dari laki2, krn itu banyak perempuan yg mendahulukan perasaan, senang bergosip, dll

🐊 Otak reptilia/otak buaya bagian otak yg paling primitif, otak yg bfungsi mengatur lapar haus, bernafas, kekuasaan, reproduksi, seksual. Fungsi2 dasar mahluk hidup .
🔹kenapa disebut buaya?  Analoginya adalah buaya itu disenggol sedikit, nyaplok.
🔹agresifitas, kekerasan dan keinginan yg tidak dikontrol ada disini.
🔹ketika kita mngaktifkan otak ini terus menerus, bs jadi pertengkaran suami istri, perkelahian antar tetangga dan bahkan perang.
🔹pd laki2 otak buayanya berukuran lbh besar drpd otak kudanya.

👳 Otak manusia/neokorteks meliputi fungsi, pemahaman nilai, logika rasional, pengambilan keputusan.
🔹Kedua otak yg sy sebut pertama hrs dikendalikan sempurna oleh otak manusianya.
🔹Otak manusia adl direktur bagi keseluruhan fungsi otak yg lain
🔹jadi bolehkan kita beremosi? boleh pasti… tp emosi yg sadar.
🔹upayakan sgala aktivitas kehidupan, segala bentuk reaksi dan respon kita thdp masalah yg datang kita sikapi dg mengaktifkan juga otak manusia yg kita miliki.
🔹bagaimana beremosi yg sadar? Caranya adalah JANGAN REAKTIF! beri jeda sepersekian detik bagi diri kita untuk brpikir sejenak atas reaksi apa yg mau kita lakukan saat itu.
🔹agar otak manusia ini tidak mengkeret, maka hrs digunakan dg cara melatih kesadaran kita, dan ‘kehadiran’ kita thd apa2 yg kita lakukan.
🔹fenomena terkini dijalan raya misalnya banyak org yg aktif adl otak buayanya… senggol-bacok, maunya marah, ngajak brantem, seenaknya udel. Naudzubillah.
Read the rest of this entry

Memilih Pasangan

Standar

Bagaimana Memilih Pasangan, Bahagia di Dunia, Abadi di Surga.
Sumber: Disko (Diskusi Kamis rOmanis) Akhwat Karisma ITB

Oleh Muhammad Firman, S.Si
(Praktisi Talents Mapping Nasional, Koordinator Fatherhood Forum Bandung)

memilihpasangan

Mari mulai dari ujungnya.
Kita menikah dan berkeluarga untuk bisa bahagia di akhirat dan di dunia ini. Maka dengan begitu kita menempatkan perihal menikah ini sebagai ibadah.
Maka memilih pasangan dimulai dari mencari seseorang yang juga berpikir seperti itu tentang Pernikahan dan Keluarga. Memang tidak mudah mencari seorang laki-laki yang sudah punya konsep tentang Keluarga dan Pernikahan. Belum banyak. Tapi ada dan bisa dicari. Keselarasan dasar pemikiran ini akan memudahkan pasangan untuk selalu berjalan seiring hingga bahagia di akhirat kelak.
Adapun karena untuk sampai ke sana kita harus sama sama meniti kehidupan di dunia, maka kita juga perlu memperhatikan faktor-faktor lain :
1. Tingkat Kedewasaan/Kemandirian
2. Kualitas karakter dan kepribadian
3. Kondisi dan latar belakang
4. Produktivitas hidup secara personal maupun sosial
5. Kemampuan untuk menyelaraskan hidup bersama
Pada akhirnya, kita bisa melihat ada hal-hal yang bisa kita kendalikan dan ada juga hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan. Untuk itu, kita selalu kembali kepada apa yang Allah sudah sampaikan dalam Al Quran bahwa seorang wanita yang baik itu untuk laki-laki yang baik, wanita shalihat itu untuk laki-laki shalih, dan demikian juga yang buruk itu untuk yang buruk.

Read the rest of this entry